Oh My Ghost (K-drama)

Oh My Ghost, Genre : Romace, Comedy, Drama. Jumlah Episode : 16.

Oh_My_Ghostess

Salah satu hobi atau mungkin bagi orang lain hal yang tak berguna dari ku adalah menonton drama. Yup 90% isi hardisk komputer dan bahkan external hardiskku adalah kumpulan drama dari beberapa negara. Yang paling mendominasi adalah negara-negara berkulit putih. Bukan maksudku untuk menilai drama dari kebangsaannya. Tapi karena sebagian beasar genre drama yang aku suka adalah tentang hal-hal klasik kisah romantis. Dan sebagian besar drama itu berasal dari negara-negara bermata sipit dan kulit putih itu. Kombinasi visual pemerannya, setting latarnya, dan adegan-adegan romantis yang berlebihan. Meskipun agak memalukan untuk mengakuinya, tapi jujur aku suka bagian-bagian adegan itu.

Oh my ghost, dari awal mendengar judulnya, tidak ada rasa memikat atau tertarik apapun. Bahkan setelah melihat posternya yang masih aku pertanyakan sampai saat ini, apa pesan yang di sampaikan dalam poster itu. Sama sekali tidak ada daya pikat buatku untuk merelakan kuota ku hanya untuk drama yang sama sekali tidak menarik perhatianku. Meskipun banyak review dari berbagai blog bilang kalau drama ini bagus. Tapi itu sama sekali tidak cukup menarik perhatianku untuk mau mencoba meluangkan waktu bersama drama ini. Sampai beberapa waktu lalu, rekan kerja ku yang sudah sedikit mulai bertobat dengan hobi sia-sia nya yang sama dengan ku, menyarankan ku untuk melihat drama ini. Dia berkata drama ini cocok buat penghibur stress & tekanan, tidak mengecawakan. Drama yang ringan dan susah di lupakan, itulah gambarannya tentang drama ini. Karena sepertinya takdir selalu mencoba untuk menggoda ku dengan drama ini, maka kuputuskanlah untuk memanfaatkan wifi kantor agar bisa mendonlot drama ini tanpa harus mengorbankan kuotaku, wkwkwkwkwk.

Dan akhirnya lengkaplah semua episode terdonlot dengan sukses tanpa harus mengorbankan 1 kb pun dari kuota ku. Seperti biasa saat melihat episode awal sebuah drama, aku selalu merasa bosan dan mengantuk. Dulu aku tidak merasa seperti itu, mungkin karena aku sudah kenyang melihat berbagai macam genre drama,. Jadi banyak hal yang bisa kutebak hanya dengan melihat episode awalnya saja.

Oh My Ghost Cast

Heroin dalam drama ini di perankan oleh Park Bo Young sebagai Na Bong Son. Disini Na Bong Sun di kisahkan sebagai asisten chef di sebuah restoran. Karakter heroine disini bagiku maintstrem seperti karakter-karakter heroine pada umumnya. Yaitu lemah, ceroboh, cute, baik hati, polos, pemuja rahasia, ah pokoknya benar-benar karakter yang bikin frustasi. Dan pemeran utama prianya di perankan oleh Cho Jung Seok sebagai Kan Sun Woo, yang merupakan cheff dari restoran tempat Na Bong Sun bekerja. Karakter dari cheff yang di perankan oleh Cho Jung Soek ini bagiku sedikit unik, meskipun terlihat seperti karakter biasa tapi di situlah daya tariknya. Karena dalam drama ini peran cheff yang di gambarkan sebagai ordinary person, seperti peran yang membumi. Artinya peran yang tidak berlebihan atau di buat-buat, tapi benari-benar manusiawi. But having so many charm. Hohoho. Pemeran utama ketiganya adalah Shin Soon Ae yang di perankan oleh Kim Seul Gi. Peran seorang hantu perawan yang gentayangan. Dan tidak ingat apa penyebab kematiannya. Sehingga dia mengira bahwa penyebab gentayangannya adalah karena dia mati dalam kondisi perawan. Karakternya 180 derajat dari karakter Na Bong Sun, Shin Soon Ae meskipun jadi hantu tapi sangat aktif sekali. Apalagi dalam memikat para pria yang dia temuai.

Sinopsis singkatnya adalah, cerita berawal dari si heroine Na Bong Sun, gadis pendiam dan ceroboh yang memilik kemampuan supranatural untuk melihat hantu. Kemmampuan itu di wariskan dari neneknya yang seorang shaman. Si cheff (Kan Sun Woo) sangat frustasi dengan sifat Na Bong Sun yang ceroboh dan sering menyalahkan dirinya sendiri, meskipun kadang kesalahan yang terjadi bukan perbuatan Na Bong Sun. Dalam episode-episode selanjutnya nantinya akan di jelaskan kenapa si cheff frustasi dengan karakter Na Bong Sun ( I will not give a spoiler, hehehhe). Dan pada suatu hari Na Bong Sun merasa tidak berguna dan menyusahkan di restoran, memutuskan untuk mengundurkan diri. Dan di suatu tempat lain, si hantu perawan Shin Soon Ae tengah sibuk merasuki tubuh-tubuh wanita muda untuk memikat pria, agar dia bisa menemukan pria yang tepat, yang bisa membuatnya menghilangkan kutukan penasaran kematiannya. Yaitu sebagai hantu perawan. Pada saat yang sama juga, nasib kurang baik datang ke Shin Soon Ae, si dukun pemburu arwah gentayangan (dukun tapi tidak ada mistis-mistisnya) berhasil menangkap Shin Soon Ae. Shin Soon Ae yang dalam proses melarikan diri itu akhirnya menemukan Na Bong Sun yang sedang murung karena keputusan untuk resignnya. Maka masuklah si hantu itu ke tubuh Na Bong Sun. Dari sinilah cerita dimulai, karakter Na Bong Sun yang berubah 180 derajat akibat di rasuki oleh Shin Soon Ae. Dan sikap cheff yang mulai terpikat oleh Na Bong Sun dan Hantu perawan yang merasuki Na Bong Sun.

Kesan ku, untuk drama ini adalah memang drama yang ringan dan dengan tema yang mainstream. Tapi penggambaran ringan dalam drama ini benar-benar memikat dan memiliki daya tarik sendiri. Tema yang mainstream pun di direct dengan indah dan tidak monoton. Sehingga setiap akhir episode-episodenya kita selalau di buat penasaran apa yang akan terjadi di episode selanjutanya. Porsi-porsi konflik yang di suguhkan dalam drama ini tidak berlebihan dan tidak kurang. Dalam tiap episode kita akan terbawa oleh jalan cerita yang di suguhkan dengan manusiawi dan membumi. Para pemainnya pun sangat tepat untuk masing-masing karakter yang di mainkan, baik itu ketiga pemeran utamanya maupun pemeran pendukung lainnya dari mulai si dukun ke kinian dan juga para pegawai restoran rekan kerja Na Bong Sun. Semua di perankan sangat bagus oleh masing-masing pemainnya. Ending yang di suguhkan pun tidak mengecewakan. Jika kebanyakan drama dalam endinganya selalu berpusat dalam menunjukkan dan menjelaskan tentang rahasia-rahasia dalam drama tersebut kepada seluruh pemainnya. tetapi dalam drama ini ending tidak berfokus pada pembongkaran konflik atau masalah ke semua pemain. Beberapa masalah dalam drama ini yang tidak di jelaskan atau di tunjukkan ke karakter-karakter penting lainnya. Tetapi hal tersebut tidak membuat ending drama ini ganjil. Ending yang di hasilkan adalah ending yang benar-benar manusiawi.

Para aktor pemain dalam drama ini, sangat sesuai dalam menggambarkan tiap-tiap karakter yang di mainkan. Akting Park Bo Young yang memang sudah terbiasa malang melintang di layar lebar, memang tidak perlu di pertanyakan lagi. Memerankan dua karakter sekaligus dengan perbedaan 180 derajat. Bahkan karakternya pada saat terasuki oleh arwah Shin Soon Ae benar-benar sama dengan karakter Shin Soon Ae. Cho Jung Soek pun menjadikan karakter cheff di sini menjadi karakter yang memikat tanpa perlu di ekspresikan secara berlebihan. Tapi bisa membuat penonton ikut berdebar-debar saat Cho Jung Soek membawakan karakternya. Para pemain pendukunya pun tidak kalah bagus dalam pembawaan karakternya. Si ibu dari cheff yang akhirnya berujung bersahabat akrab dengan si dukun, 2 karakter yang jika bertemu selalu membuat penonton tertawa dan tergelitik, tetapi tidak di bawakan secara berlebihan. Dan para pegawai restorant yang kesan awalnya seperti para penyamun yang suka membully Na Bong Sun. Tapi dalam episode-episode selanjutnya digambarkan sebagai oppa-oppa yang selalu care pada Na Bong Sun.

Saat selesai menonton drama ini, rasanya benar-benar lega. Karena pada akhirnya Tuhan menunjukkan jalan yang benar, yaitu membuatku mau menonton drama ini, wkwkwkwkwkw. Buat para pemilik hobi mainstream yang sama denganku, drama ini jangan sampai absen. Apalagi bagi para penonton yang lelah dengan drama bergenre makjang atau cinderella kekinian. Drama iniĀ  sangat addictive dalam tiap episodenya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s