Last Friend (J-Drama)

Sebenarnya banyak banget drama jepang yang mau aku share di sini. Tapi semuanya masih dalam bentuk draft post yang setengah-setengah. Itu akibat dari moodku yang selalu susah kukendalikan 😀 .

last_friends

Kali ini aku mau share drama jepang edisi lawas. Judulnya adalah Last Friend. Sebuah drama keluaran tahun 2008. Bagi yang ngikutin dunia perjepangan, pasti tidak asing dengan aktris yang namanya Ueno Juri, yup dia adalah aktris yang terkenal lewat perannya di Nodame Cantabile. Nah ini adalah salah satu drama yang dia perankan. Disini actingnya benar-benar super the best. Rasanya 4 jempol yang aku punya tidak cukup buat ngerate mba yang satu ini, saking bagusnya aktingnya. Disini dia memerankan karakter yang bernama Ruka. Ruka disini di ceritakan sebagai seorang gadis yang tomboi dan berkarakter kuat. Untuk lebih jelas tentang karakternya akan ku bahas nanti satu persatu 😀 .

Yang aku suka dari drama jepang adalah tema ceritanya selalu bervariasi. Ide temanya yang selalu unik, dan pengemasan ceritanya juga selalu bisa membuat kita merasa merinding atau menganga. Salah satu drama jepang dari sekian banyak drama jepang yang aku suka adalah Last Friend ini.

Dari judulnya kita sudah bisa melihat bahwa tema yang di angkat pasti tentang persahabatan. Drama ini dimulai dengan pertemuan dua orang sahabat SMA yang sudah lama tidak pernah bertemu, hampir 3 atau 4 tahunan. Mereka adalah Ruka & Michiru. Ruka adalah seorag gadis tomboi yang sedang berjuang untuk mewujudkan cita-citanya untuk menjadi juara nasional motocross. Sedangkan Michiru, bekerja di sebuah salon sebagai asisten hair stylist. Ruka yang pada saat itu tinggal di sebuah rumah yang isinya di bagi dengan 4 penghuni lainnya, menawarkan Michiru untuk tinggal di sana juga karena 3 penghuni lainnya sudah pindah. Michiru dengan berat hati harus menolak ajakan Ruka. Karena dia sudah berencana tinggal dengan pacarnya yang bernama Sousuke, di apartemen pacarnya itu. Kekasih Michiru Sousuke kerja di perkantoran, ehm sepertinya sih kayak di kantor pemerintahan atau pegawai negri gitu, agak kurang paham juga hehehe. Akhirnya cerita pun dimulai dari pertemuan kembali mereka berdua.

Ruka & Michiru
Ruka & Michiru

Karena beberapa penghuni di rumah yang di tempati Ruka sudah pindah. Akhirnya Ruka hanya tinggal berdua saja dengan teman serumahnya Eri. Eri  merupakan teman serumah Ruka yang berprofesi sebagai Pramugari. Melalui Eri, Ruka bertemu dengan seorang pria bernama Takeru. Takeru berprofesi sebagai penata rias. Karena sifat dan pekerjaannya itu banyak kasak-kusuk yang menyebutkan kalau Takeru itu seorang gay. Dan tidak lama kemudian akhirnya Takerupun pindah ke rumah yang di tempati Eri & Ruka. Di tambah oleh salah satu teman kantor Eri yang bernama Ogura juga ikut tinggal di sana. Ogura pindah ke rumah itu dikarenakan dia takut pulang kerumahnya sendiri akibat dia mengetahui istrinya memiliki selingkuhan, tapi dia malah yang takut pulang -_- *yang selingkuh siapa yang takut pulang siapa*.

Sebenarnya sebelumya Ruka dan Takeru sudah pernah bertemu. Mereka bertemu di sebuah toko yang menjual alat-alat perlengkapan rumah tangga. Ruka yang pada saat itu terkejut melihat Michiru yang sudah lama tidak bertemu, akhirnya mencoba mengejarnya. Michiru saat itu kebetulan sedang membeli perlengkapan rumah tangga, untuk pindahan ke rumah Sousuke. Ruka pun berlari mengejar Michiru yang hampir pergi meninggalkan toko. Dan tanpa sengaja Ruka menabrak Tekeru yang sedang memilih-milih gelas. Dan gelas  yang sudah di beli Ruka sebelumnya pun ikut terjatuh. Tetapi Ruka tidak memperdulikan gelasnya dan tetap mengejar Michiru.

Dalam drama ini mengisahkan bagaimana perjuangan Ruka yang harus melawan identitas dirinya sendiri. Dan bagaimana dia mencintai orang yang dia sayangi dengan caranya sendiri. Karakter Ruka disini diceritakan sebagai seorang gadis yang selalu mempertanyakan jati dirinya. Dari kecil dia tidak suka memakai rok atau dress wanita. Bahkan dia merasa jijik dengan tubuhnya terutama bagian payudaranya. Sehingga dia merasa seperti dirinya seorang pria yang terjebak di tubuh wanita. Beberapa kali Ruka sempat berfikir untuk menjalani operasi *U know what i mean* . Ruka pun selalu menyimpan masalahnya ini sendiri. Ruka terlalu takut untuk membagi masalahnya dengan orang lain, bahkan kepada orang-orang terdekatnya sekalipun. I know that feel 😦 .

Karakter Ruka disini digambarkan sangat mencintai Michiru. melebihi perasaan sebagai teman atau sahabat. Dan hal ini lah salah satu hal yang memancing kecemburuan dari Sousuke, kekasih Michiru. Karakter Sousuke disini seperti seorang pshyco, mungkin karena trauma waktu kecilnya. Sehingga jika dia cemburu, maka dia akan memulai memukuli Michiru. Dan hal itu membuat Michiru kabur dan pindah ke rumah tempat Ruka tinggal. Ruka pun selalu berusaha untuk menjaga Michiru agar bisa aman dari Sousuke yang masih terus membuntuti Michiru tiap hari.

Seiring waktu berjalan, Takeru pun akhirnya juga menyadari kalau Ruka memiliki perasaan istimewa terhadap Michiru. Dan itu membuat Takeru mengagumi seorang Ruka. Menjadikan Takeru bertekat untuk menjaga Ruka dan selalu ada di samping Ruka, apapun jadinya Ruka nanti. Akibat dari trauma dari masa kecilya. Membuat Takeru mengalami sedikit kelainan terhadap lawan jenisnya. Yang jika melakukan hubungan fisik dengan wanita pasti akan merasa mual dan muntah karena merasa jijik. Tetapi jika terhadap Ruka lain, Takeru tidak merasa jijik dengannya. Jika di dekat Ruka, Takeru merasa nyaman. Dan Dia pun sadar perasaannya pada Ruka lebih dari hanya sekedar teman.

Takeru
Takeru

Karakter Michiru sendiri di sini di ceritakan sebagai seorang gadis yang malang *tipikal heroin-heroin dalam drama*. Ayahnya dulu sering memukuli ibunya. Dan dia kini tinggal berdua bersama ibu nya saja. Ibunya saat ini juga sering mabuk dan tinggal dengan pacar barunya di rumah mereka. Hal itu membuat Michiru merasa kesepian dan terasingkan oleh ibu nya sendiri. Michiru menyukai Sousuke karena merasa mereka memiliki persamaan masa lalu. Sehingga meskipun Sousuke sering memukulinya, kerap kali dia tetap kembali lagi dengan Sousuke . Yang menurutku pribadi Michiru adalah karakter yang sedikit WTF -_-. Michiru menganggap Ruka sebagai sahabat terbaiknya sejak kecil. Karena Ruka selalu ada buat Michiru jika dia sedang membutuhkan bantuan. Namun sebelum kelulusan SMA Michiru harus pindah dan merka pun lose contact.

Sebenarnya pada saat menulis review drama ini banyak hal yang mau aku sampaikan. Karena saking bagusnya drama ini. Tetapi aku bingung harus mulai dari mana hehehe. Penggambaran alur cerita drama ini sangat bagus, tidak membosankan dan selalu membuat bulu kudu merinding. Dari drama ini aku seperti di ingatkan bahwa aku tidak perlu menghakimi atau menyalahkan orang-orang yang berpenampilan seperti Ruka. Karena sesungguhnya mereka sendiri sudah menerima lebih dari cukup siksaan atau hukuman untuk hidup mereka. Sudah cukuplah Tuhan yang mengadili mereka. Kita tidaklah perlu harus ikut mencela atau mengadili mereka. Karena percayalah, kebimbangan yang mereka rasakan adalah merupakan siksaan bagi mereka yang lebih dari cukup. Jika aku pribadi aku bukan mendukung ataupun melarang mereka. Hanya saja aku ingin mencoba dan belajar mengerti sisi lain dari diri mereka. Tanpa harus aku mengadili perbuatan mereka. Karena mengadili bukanlah hak ku.

Dalam drama ini di gambarkan bagaimana tersiksanya Ruka untuk menjalani hidupnya sendiri yang merasa terjebak di tubuh yang tidak dia inginkan. Bagaimana tersiksanya dia, karena merasa bersalah terhadap keluarganya. Karena dia tahu jalan yang di laluinya pasti mengecewakan keluarganya. Dan betapa dia berjuang menjaga cintanya terhadap Michiru tanpa harus dia memiliki Michiru. Karena dia tahu itu adalah hal yang mustahil. Dalam drama ini penggambaran itu disajikan sangat rapi dan bisa di terima oleh pikirian para penontonnya. Tanpa harus menimbulkan perasaan risih atau jijik melihat hubungan mereka.

4a55a2e4eb1ef

Salah satu alur yang aku suka dalam drama ini adalah, tentang penggambaran hubungan tiap karakter. Jika kalian menganggap drama ini hanya sekedar romance cinta segitiga atau segi empat, kalian salah besar. Drama ini tidak sedangkal itu wkwkwkwk. Jika kita sering mendengar istilah cinta tak harus memiliki. Yang menurutku itu adalah istilah yang sangat WTF dan klasik sekali. Tapi dalam drama ini kita benar-benar di tunjukkan makna dalam istilah itu, tanpa harus merasa WTF saat melihatnya 😀 . Drama ini juga menceritakan bahwa untuk menjadi sebuah ikatan keluarga. Tidak harus selalu terikat dengan hubungan darah. Rasa saling mensupport satu sama lain dalam drama ini yang menjadikan mereka bisa merasa seperti sebuah keluarga. Salah satu quote di episode terakhir drama ini yang aku suka sekali adalah bahwa mereka menyebut diri mereka  terlihat seperti salah satu dari kategori  keluarga, teman, married couple ataupun lovers. Tetapi juga tidak terihat seperti itu.

last-friends
pic cr : clover-lam

Salah satu nilai plus dari drama ini adalah soundtracknya yang di bawakan oleh mba Utada Hikaru judulnya prisoner of love. Lagunya sangat pas banget saat di masukkan ke dalam adegan-adegan penting drama ini. Tidak terlalu lebay atau kurang, pokoknya pas banget di setiap adegannya. Tidak usah khawatir jika menonton drama ini. Drama ini bukanlah drama bokep yang berkedok romance wkwkwkwk 😀 . Maklum akhir-akhir ini kejebak sama genre seperti itu. Drama ini murni tema slice of life. Pokoknya bawaannya habis nonton drama ini adem buat pikiran. Jika disuruh kasih rate 1-10 untuk drama ini rasanya benar-benar gak cukup buat ratenya 😀 . Pokoknya bagi pencinta drama, Last Friend ini tontonan wajib kalian. Endingnya pun tidak mengecewakan dan tidak menimulkan trauma. ^^

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s